{"id":1596,"date":"2021-07-23T08:28:00","date_gmt":"2021-07-23T08:28:00","guid":{"rendered":"http:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/?p=1596"},"modified":"2021-08-06T10:42:15","modified_gmt":"2021-08-06T10:42:15","slug":"domain-dan-subdomain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/domain-dan-subdomain\/","title":{"rendered":"Perbedaan Domain dan Subdomain yang Harus Anda Ketahui"},"content":{"rendered":"<p>Para pengguna internet tentu tidak asing lagi dengan istilah domain. Setiap kali melakukan pencarian di dalam mesin pencari, kita akan menemukan berbagai nama situs web yang merupakan identitas pribadi berupa alamat sebuah website. Pada dasarnya, nama domain digunakan untuk mempermudah user dalam menemukan dan melakukan aktivitas pencarian di internet, sebab perhitungan di dalam komputer hanya mengggunakan alamat IP berupa rangkaian angka yang rumit saat akan memberikan suatu perintah. Sejak saat itu, istilah dan penggunaan domain lebih diutamakan dan dikembangkan.<\/p>\n<h2>Pengertian Domain<\/h2>\n<p>Pada intinya, domain merupakan sebuah alamat website yang akan membantu seseorang menuju laman yang diinginkan. Nama domain dapat berupa kombinasi huruf dan angka dan diakhiri dengan .com, .co.id, .id, .ac.id sebagai tambahannya. Sebagai contoh, biznetgio.com terdiri kata \u201cbiznetgio\u201d yang merupakan nama domain dan \u201c.com\u201d yang menjadi ekstensi domain yang digunakan.<\/p>\n<p>Untuk meminimalisir terjadinya kesalahan domain, maka nama domain memiliki karakteristik yang unik. Dimana satu nama domain hanya dapat digunakan untuk satu situs web saja. Maka dari itu, setiap nama domain harus didaftarkan ke sebuah organisasi bersanama ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). ICANN merupakan sebuah lembaga pemerintahan Internet global yang bertanggung jawab mengelola infrastruktur internet inti berupa alamat IP, nama domain, dan root server.<\/p>\n<p>Saat akan mendaftarkan nama domain ke ICANN, pemohon dapat mengajukan nama domain dan ekstensinya sesuai keinginannya masing-masing. Namun dalam menentukan ekstensi domain yang akan digunakan, perlu diketahui bahwa terdapat 5 tipe domain dengan fungsi dan karakteristiknya masing-masing.<\/p>\n<h2>Mengenal Berbagai Tipe Domain<\/h2>\n<p>Salah satu nama domain yang paling sering ditemui ialah .com. Tetapi nyatanya, terdapat beragam nama domain lain yang unik dan bisa digunakan sebagai bentuk diferensiasi dengan alamat website pengguna lain.<\/p>\n<ol>\n<li><strong>Top Level Domains (TLDs)<\/strong><br \/>\nDomain ini terletak di hierarki tertinggi dari seluruh kalangan domain. TLD terletak di belakang nama alamat website. Beberapa contoh TLD yang sering kita jumpai diantaranya yaitu .com, .site, .gov, .org dan lainnya.Selain tingkatan yang lebih tingi dibandingkan jenis domain lainnya, penggunaan domain dengan level TLDs ini juga dapat membantu meningkatkan awareness akan suatu alamat website (nama domain) karna penggunaannya yang sangat umum sehingga mudah untuk diingat. Top Level Domains juga membuat hosting atau website memiliki peringkat yang lebih unggul di laman pencarian Google.<\/li>\n<li><strong>Country Code Top Level Domain (ccTLD)<\/strong><br \/>\nSelaras dengan istilahnya, domain ini merujuk pada identitas laman website negara yang dituju. Setiap negara memiliki kode ccTLDnya masing-masing sebagai pembeda seperti .id, .au, .us., .jp dan lainnya.Ekstensi domain di tingkat Negara juga berfungsi sebagai penyedia informasi yang sah dan kredibel mengenai negara yang bersangkutan sehingga peluang terjadinya kekeliruan data dapat dihindari.<\/li>\n<li><strong>Generic Top-Level Domain (gTLD)<\/strong><br \/>\nGeneric Top-Level Domain (gTLD) juga termasuk ke dalam salah satu tipe domain tingkat atas. Perbedaanya terletak pada penggunaan dan fungsi dari gTLD sendiri. Jika .edu ditujukan untuk sebuah lembaga pendidikan, maka .biz digunakan untuk keperluan bisnis, dan .org digunakan untuk keperluan organisasi.Untuk memiliki domain di level gTLD, diperlukan beberapa persyaratan khusus yang harus dipenuhi. Hal ini ditujukan untuk meminimalisir segala bentuk penyimpangan data yang mungkin dilakukan.<\/li>\n<li><strong>Second-Level Domain (SLD)<\/strong><br \/>\nSLD secara singkat merupakan alamat website yang dipilih dan didaftarkan kepada Lembaga yang berwenang, dalam hal ini ICANN ((Internet Corporation for Assigned Names and Numbers). Sebagai contoh, penggunaan nama biznetgio dalam alamat website www.biznetgio.com\/ merupakan istilah yang disebut Second Level Domain.<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Apa itu Subdomain?<\/h2>\n<p>Secara harfiah, subdomain merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari domain. Subdomain berfungsi sebagai pembagi area dari sebuah lama website. User dapat menambahkan subdomain lain yang konteksnya terkaTipeit ataupun tidak memiliki kaitan dengan website utama di halaman yang berbeda.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan subdomain, user dapat membuat beberapa halaman baru dengan tetap menggunakan nama domain yang sama. Dengan begitu terdapat banyak benefit dan manfaat yang bisa didapat. Subdomain juga memiliki beragam jenis. Beberapa jenis subdomain yang umum diketahui seperti, blog., news., event., store., serta jenis lainnya.<\/p>\n<p>Subdomain biasa digunakan untuk membuat laman website baru dengan kategori yang berbeda dari laman website utama. Beberapa kategori yang umumnya dibuat dengan subdomain yakni seperti, membuat halaman karir, menyediakan halaman untuk blog perusahaan, membuat laman website dengan versi Bahasa lain, dan lain sebagainya.<\/p>\n<h2>Perbedaan Domain dan Subdomain<\/h2>\n<p>Jika dilihat dari struktur alamat website pada gambar di bawah, perbedaan letak domain dan subdomain tergambar dengan sangat jelas. Domain terdiri dari kata \u201cbrand\u201d yang merupakan Top Level Domain dan \u201c.com\u201d yang merupakan Second Level Domain. Sedangkan Subdomain terdiri dari kata \u201cblog\u201d yang berada tepat di depan domain.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-1599\" src=\"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Perbedaan-Domain-dan-Subdomain_Cover-02-300x143.jpg\" alt=\"\" width=\"657\" height=\"313\" srcset=\"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Perbedaan-Domain-dan-Subdomain_Cover-02-300x143.jpg 300w, https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Perbedaan-Domain-dan-Subdomain_Cover-02-1024x487.jpg 1024w, https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Perbedaan-Domain-dan-Subdomain_Cover-02-768x365.jpg 768w, https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Perbedaan-Domain-dan-Subdomain_Cover-02-1536x730.jpg 1536w, https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Perbedaan-Domain-dan-Subdomain_Cover-02-2048x973.jpg 2048w, https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/Perbedaan-Domain-dan-Subdomain_Cover-02-800x380.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 657px) 100vw, 657px\" \/><\/p>\n<p>Perbedaan domain dan subdomain tidak hanya terletak pada urutan penempatan kata di dalam alamat website saja. Perbedaannya juga ada pada fungsi utama dari domain dan subdomain. Domain merupakan inti daripada sebuah alamat website yang dapat berdiri sendiri, sedangkan subdomain merupakan bagian dari domain utama.<\/p>\n<p>Subdomain berfungsi sebagai pemisah konten atau kategori yang mungkin berhubungan ataupun tidak berhubungan dengan domain utama, tetapi masih dalam satu rumah (nama domain) yang sama. Tujuannya agar laman website subdomain ini tetap dapat dikenali dengan mudah.<\/p>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Penggunaan subdomain sebagai ekstensi dari domain utama sejatinya dapat menjadi satu saran yang dapat membantu meningkatkan performa suatu website. Selain dapat membagi kategori konten ke dalam beberapa laman website yang berbeda, metode ini juga membantu meningkatkan efisiensi dari segi pengeluaran.<\/p>\n<p>Bangun website kamu sekarang, dan daftarkan nama brand kamu dengan berbagai pilihan domain berskala nasional maupun internasional dengan mudah di <a href=\"https:\/\/www.biznetgio.com\/product\/domain\">https:\/\/www.biznetgio.com\/product\/domain<\/a>.<\/p>\n<p>Sebagai registrar di ICANN dan PANDI Indonesia, Biznet Gio menawarkan berbagai pilihan Global Top Level Domain (gTLD) hingga domain .id dengan penawaran terbaik. Untuk informasi lebih lanjut, kamu juga dapat menghubungi kami melalui <a href=\"mailto:sales@biznetgio.com\">sales@biznetgio.com<\/a> atau kunjungi <a href=\"https:\/\/biznetgio.com\">https:\/\/biznetgio.com<\/a>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Para pengguna internet tentu tidak asing lagi dengan istilah domain. Setiap kali melakukan pencarian di dalam mesin pencari, kita akan menemukan berbagai nama situs web yang merupakan identitas pribadi berupa alamat sebuah website. Pada dasarnya, nama domain digunakan untuk mempermudah user dalam menemukan dan melakukan aktivitas pencarian di internet, sebab perhitungan di dalam komputer hanya mengggunakan alamat IP berupa rangkaian angka yang rumit saat akan memberikan suatu perintah. Sejak saat itu, istilah dan penggunaan domain lebih diutamakan dan dikembangkan. Pengertian Domain Pada intinya, domain merupakan sebuah alamat website yang akan membantu seseorang menuju laman yang diinginkan. Nama domain dapat berupa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":1600,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45],"tags":[],"class_list":["post-1596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-knowledge-base","post--single"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1596"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1596\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1602,"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1596\/revisions\/1602"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1600"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/myportfolio.my.id\/stage\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}